Sunday, November 20, 2011

Perolehan Medali Sementara SEA GAMES 2011

Sunday, October 23, 2011

Jenazah Khadafy Dipamerkan Di Mall

TRIPOLI, KOMPAS.com — Pemerintah transisi Libya menunda pemakaman Moammar Khadafy hingga penyelidikan atas kematiannya rampung serta kepastian lokasi makamnya diputuskan, ungkap pejabat Dewan Transisi Nasional (NTC), Jumat (21/10/2011).
Sebelumnya, pihak NTC mengatakan, Khadafy akan dimakamkan dengan tata cara Islam,  Jumat ini. Sementara itu, badan hak asasi manusia PBB mendesak dilakukannya penyelidikan atas penyebab kematian mantan pemimpin Libya itu.
"Kami percaya diperlukan penyelidikan (atas kematian Khadafy). Banyak hal yang harus dipastikan, apakah dia tewas dalam pertempuran atau dieksekusi setelah ditangkap," kata Rupert Colville, juru bicara Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Jumat (21/10/2011).
"Dua video ponsel yang muncul, yang satu menunjukkan dia masih hidup dan yang satunya sudah meninggal diambil berbarengan sangat mengganggu," kata Colville.
Saat ini muncul rumor tentang pertentangan antara NTC dan petempur di Misrata soal lokasi makam Khadafy. "Mereka tidak sepakat soal lokasi makam," kata seorang pejabat NTC yang menolak namanya disebut.
"Menurut aturan Islam, jenazah harus dimakamkan secepat mungkin, tetapi mereka harus mencapai kesepakatan apakah dia dimakamkan di Misrata, Sirte, atau di tempat lain," lanjutnya.
Kesimpangsiuran itu itu menyebabkan nasib jenazah Khadafy sangat mengenaskan. Jasad mantan orang kuat, yang pernah memimpin Libya selama 42 tahun, itu menjadi tontonan warga Misrata, kota yang paling menderita selama pemerintahannya.
Di kota itu, jenazah Khadafy dengan bercak darah di sana-sini, diletakkan di ruang pendingin di sebuah pusat perbelanjaan. Warga mengantre untuk melihatnya dan tak sedikit yang mengambil kesempatan untuk memotretnya.
Khadafy tewas setelah tertangkap di Sirte pada Kamis (20/10/2011). Penyebab kematiannya hingga kini belum jelas. Pihak NTC mengatakan, Khadafy tewas dalam baku tembak yang terjadi setelah penangkapannya.
Di pihak lain, para petempur di Sirte mengklaim seorang remaja 18 tahun bernama Ahmad Shebani merebut pistol emas Khadafy lalu menembaknya di kepala dan perut. 
 

Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Kardus

Jakarta - Selain menjalin hubungan asmara dengan Hertati (35), Rahmat Awifi (26) juga berpacaran dengan kekasihnya, Intan. Bahkan, Rahmat sudah berencana menikahi Intan karena wanita itu telah ia hamili juga.

"Iya, rencananya saya mau menikahi Intan," ujar Rahmat kepada wartawan, Minggu (23/10/2011).

Rahmat mengatakan, ia sudah berpacaran lama dengan Intan, jauh sebelum berhubungan dengan Hertati. Hubungan asmara Rahmat dengan Hertati sendiri baru berjalan 2 bulan.

"Kalau sama Intan sudah 8 bulan ini kita pacaran," kata dia.

Intan adalah seorang gadis yang ia kenal di lingkungan tempat tinggalnya di Jl Balai Rakyat V/8 RT 006/003 Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. Di Tugu Selatan, Intan tinggal bersama kakaknya.

"Dia sih aslinya orang Medan, tapi orangtuanya tinggal di Kampung Dukuh, Jakarta Timur," ungkapnya.

Menurut pengakuan Rahmat, selama berpacaran, ia sudah berhubungan intim dengan Intan. Hasil hubungan itu, kini Intan mengandung bayi.

"Sudah hamil dua bulan," kata dia.

Atas kehamilan Intan itu, keluarga Intan mendesak agar Rahmat segera menikahi Intan. Pria tamatan SMA di Makassar ini pun bersedia. Hanya saja, dia belum bisa memastikan kapan pernikahan itu akan digelar.

"Tadinya saya mau ketemu sama kakaknya Intan hari Sabtu (15/10) malam itu, setelah membunuh Mbak Tati (panggilan untuk Hertati)," kata dia.

Namun, rencana indah pernikahan itu sepertinya belum bisa terlaksana. Pasalnya, buruh pabrik jok itu harus bertanggjung jawab atas perbuatannya menghilangkan nyawa Hertati yang diketahui tengah mengandung 6 minggu, juga anaknya, ER (6).

Hertati dan ER dibunuh pada Jumat (15/10) dini hari di rumah kontrakannya di Jl Poncol, Gang Salon No 141 RT 004/003, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Usai dibunuh, mayat Hertati dimasukkan ke dalam kardus TV, sedangkan mayat ER dimasukkan dalam koper lalu dibuang di Cakung, Jakarta Timur.


Sumber : detiknews.com

Sunday, September 11, 2011

Akun Twitter Dibajak, Sebarkan Berita Palsu 9/11

Jakarta - Twitter milik NBC News dibajak oleh kelompok tak dikenal. Akun itu digunakan untuk menyebar berita palsu terulangnya serangan 9/11 di New York.

Hoax ini dilakukan kelompok bernama Script Kiddies dua hari sebelum peringatan 10 tahun serangan ke menara kembar WTC di New York. Demikian dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (11/9/2011).

"Akun Twitter NBC News telah di-hack pada sore ini, sehingga menyebarkan laporan palsu soal serangan pesawat terbang ke ground zero pada follower akun @NBCNews," sebut pernyataan resmi NBC.

Akun itu kemudian telah dibekukan sementara. Namun sang pelaku diyakini telah sempat melontarkan tiga tweet palsu.

Pesan pertamanya berbunyi seperti ini: Breaking News! Ground Zero has just been attacked. Flight 5736 has crashed into the site, suspected hijacking. more as the story develops.

(Terj.: Breaking News! Ground Zero telah diserang. Penerbangan 5736 telah dijatuhkan ke lokasi, diduga ada pembajakan. Nantikan kabar selanjutnya.)

Pada tweet berikutnya, tim Script Kiddies mengaku bertanggungjawab atas tweet palsu itu. Aksi ini telah disebut oleh berbagai pihak sebagai lelucon yang 'keji', 'menjijikkan' dan 'tidak sensitif'


Sumber :  http://www.detikinet.com/read/2011/09/11/091806/1719667/398/akun-twitter-dibajak-sebarkan-berita-palsu-9-11?991101mainnews